Disemprot Legenda Malaysia, Keputusan Rexy Mainaky dan Nova Widianto Dianggap Cuma Asal-asalan

PRIA4D - Legenda bulu tangkis Malaysia, Razif Sidek, mengkritik keras keputusan Rexy Mainaky dan Nova Widianto soal pemilihan partner baru ganda campuran terbaik mereka, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Keretakan internal mereka tak tertolong lagi. Duet ganda campuran ranking empat dunia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei akhirnya resmi diumumkan berpisah. Pasangan yang sempat jadi harapan tinggi sektor ganda campuran Negeri Jiran itu disinyalir bertengkar dalam level yang lebih serius. Pasalnya, permasalahan atau ketidakcocokan antara mereka tidak hanya terjadi di lapangan tetapi juga secara personal.

Terbaru, Toh Ee Wei diketahui telah menghapus foto-foto turnamen bersama Chen dari akun instagram pribadinya.

Karena sudah minta dipisah sejak setelah kekalahan di Olimpiade Paris 2024, akhirnya Rexy Mainaky selaku Direktur Kepelatihan BAM (Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia) mengabulkan permintaan mereka berpisah. Rexy mengambil keputusan itu bersama Nova Widianto selaku Pelatih Kepala Ganda Campuran BAM. Chen Tang Jie akan dipasangkan dengan Chan Wen Tse, sedangkan Toh Ee Wei bersama Loo Bing Kun. Partner baru Chen dan Toh itu sama-sama pemain yang masih belum pernah tampil di level tinggi alias jarang ke BWF World Tour. Otomatis, duet Chen dan Toh dengan pasangan anyar mereka malah diragukan. Padahal, BAM punya agenda besar untuk mengejar target emas pada Olimpiade Los Angeles 2028. Akibat pemilihan partner yang tidak 'selevel' itulah, yang mengundang kritik tajam dari salah seorang legenda bulu tangkis Malaysia, Razif Sidek. Mantan ganda putra nomor satu era 1980-an itu menilai bahwa keputusan Rexy dan Nova cuma untuk sekadar meredakan ketegangan saja. Padahal, menurut Sidek, duet ganda itu butuh chemistry dan butuh dipedulikan satu sama lain. "Saat ini, pasangan peringkat 3 dunia ada Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (independen) tampil lebih baik. BAM seharusnya merombak skuad untuk menciptakan satu pasangan kuat yang mampu memenangkan gelar utama," kata dia. Pandangan Sidek bukan hanya tertuju pada persoalan Chen/Toh, melainkan juga lada pasangan muda Loo Bing Kun dan Chan Wen Tse.

Jika tujuan Rexy dan Nova hanya mau meredakan ketegangan lalu Chen dan Toh dipasangkan lagi, maka bagaimana dengan Loo dan Chan? Sidek khawatir Loo dan Chan akan kesulitan menghadapi tekanan besar, sementara Tang Jie dan Ee Wei mungkin akan kembali berpasangan lalu meninggalkan Loo dan Chan dalam ketidakpastian. Di atas Loo dan Chan, masih ada pemain ganda campuran Malaysia yang seangkatan dengan Chen/Toh. Seperti Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin, Roy Yap King/Valeree Siow, Choong Hon Jian dan Teoh Mei Xing yang lebih ada pengalaman. "Jika BAM memasangkan pemain-pemain yang sudah mapan bersama-sama, mereka bisa menyelesaikan masalah Chen/Toh sambil membentuk tim baru yang kuat," ujar Sidek.. "Sekarang, kita bahkan tidak tahu apakah para pemain merasa nyaman dengan pasangan baru mereka." "Dengan turnamen-turnamen besar yang akan datang, hasilnya akan sulit," tandasnya. Sidek juga memberikan wejangan pada Chen dan Toh agak menahan egoisme mereka. Mantan partner Jalani Sidek itu menekankan bahwa perselisihan dalam pasangan ganda adalah hal lumrah. "Perselisihan memang biasa terjadi, tetapi mereka harus berdamai. Masalah pribadi tidak boleh mengalahkan ambisi profesional mereka," ucap Razif Sidek. Sebelumnya, Rexy mengatakan bahwa perbedaan cara menerima kekalahan dari Chen dan Toh jadi salah satu hal yang memicu pertengkaran mereka. Chen Tang Jie dinilai lebih menerima, sementara Toh digambarkan sebagai sosok pemain yang tidak suka kekalahan apalagi secara terus menerus.

0 Komentar